Mencukupi Kebutuhan Nutrisi untuk Ibu Hamil

Nutrisi untuk Ibu Hamil - tipsbumil

tipsbumil.com – Nutrisi ibu hamil merupakan salah satu faktor utama penentu kesehatan ibu dan janin. Kurangnya asupan nutrisi selama kehamilan dan gaya hidup yang kurang baik, membuat janin berisiko lebih tinggi mengalami gangguan, seperti berat badan lahir kurang, hambatan tumbuh kembang, hingga cacat bawaan lahir.

Makanan yang baik selalu menjadi perhatian khusus bagi ibu hamil. Jika sembarangan mengonsumsi makanan, akan berisiko tidak baik bagi janin dalam kandungan.

Fase trimester pertama adalah fase yang sangat penting untuk diperhatikan karena ini adalah awal pertumbuhan janin dan pembentukan organ. Terlebih, pada fase ini Mama sering kali terkena morning sickness yang membuatnya sulit untuk makan dengan benar.

Nutrisi yang Dibutuhkan Ibu Hamil

Para ahli merekomendasikan ibu hamil dengan berat badan normal untuk mengonsumsi 1800 kalori pada trimester pertama, 2200 kalori pada trimester kedua, dan 2400 kalori pada trimester ketiga. Agar bayi di dalam kandungan dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, Anda disarankan mengonsumsi asupan makanan berikut sebagai sumber nutrisi ibu hamil.

Karbohidrat

Karbohidrat adalah nutrisi bagi ibu hamil yang sangat penting untuk menyuplai energi tubuh. Setelah dicerna dalam perut, karbohidrat akan diubah menjadi glukosa yang menjadi sumber utama energi tubuh.

Selain itu, karbohidrat juga mengandung fitonutrien yang berperan sebagai antioksidan untuk mencegah efek radikal bebas

Karbohidrat yang disarankan untuk ibu hamil adalah yang mengandung zat tepung, misalnya nasi, pasta, dan roti.

Protein

Protein adalah nutrisi untuk ibu hamil yang sangat penting untuk memperbaiki jaringan, sel, dan otot yang mengalami kerusakan.

Saat hamil, Anda memerlukan setidaknya 40 hingga 70 gram protein setiap harinya. Anda pun bisa memenuhi asupan protein harian dengan mengonsumsi, daging, telur, tahu, susu, makanan laut termasuk ikan, kepiting, atau kerang, dan kacang-kacangan.

Kebutuhan akan protein ini dapat terpenuhi saat Anda mengonsumsi tiga hingga empat porsi protein setiap harinya. Misalnya, untuk memenuhi kebutuhan protein harian ibu hamil, Anda dapat mengonsumsi dua gelas susu, dan 200 gram daging tanpa lemak.

Zat besi

Zat besi adalah salah satu nutrisi ibu hamil yang sangat berguna untuk menambah pasokan darah. Zat besi sendiri berfungsi untuk membuat sel darah merah.

Setiap harinya, ibu hamil memerlukan setidaknya 27 mg asupan zat besi. Anda bisa memenuhi asupan zat besi harian dengan mengonsumsi daging tanpa lemak, ikan, tahu, sayuran berwarna hijau, telur, dan kacang-kacangan. Jangan sampai Anda mengalami kekurangan zat besi, karena dapat meningkatkan risiko bayi terlahir prematur.

Asam folat

Asam folat adalah nutrisi untuk ibu hamil yang sangat penting sejak saat merencanakan kehamilan. Asam folat dapat membantu mencegah risiko bayi terlahir menderita cacat tabung saraf serta kelainan pada otak dan sumsum tulang belakang.

Sumber folat adalah sayuran berwarna hijau seperti brokoli dan bayam, kacang-kacangan, alpukat, dan pepaya. Sebagian margarin dan sereal juga telah diperkaya dengan asam folat.

Serat dan vitamin

Pada saat hamil, Anda membutuhkan 200-450 gram sayur dan 350 gram buah setiap harinya. Kandungan serat pada sayur dan buah berguna untuk membantu sistem pencernaan selama kehamilan dan mencegah sembelit saat hamil. Selain itu, bahan makanan ini juga mengandung berbagai nutrisi yang dibutuhkan saat hamil, seperti vitamin dan mineral.

Lemak

Lemak tidak selamanya buruk untuk tubuh, tidak terkecuali pada nutrisi ibu hamil. Pada kenyataannya, lemak adalah bagian dari asupan gizi ibu hamil (nutrisi ibu hamil) yang harus dicukupi sehari-hari.

Tidak ada batas minimal lemak yang harus Anda konsumsi setiap harinya namun jangan berlebihan.

Pilihlah sumber lemak nabati yang sehat, seperti biji-bijian, kacang-kacangan, dan alpukat.

Kalsium

Nutrisi untuk ibu hamil yang tidak kalah penting adalah kalsium. Saat mengandung, tubuh ibu hamil butuh banyak kalsium untuk mendukung pertumbuhan tulang dan gigi janin.

Mengonsumsi tiga gelas susu atau susu kedelai setiap harinya, dianggap cukup untuk memenuhi kebutuhan kalsium ibu hamil. Pilihan lain yang bisa dikonsumsi untuk mencukupi asupan kalsium harian Anda adalah sarden atau jus jeruk yang telah diperkaya kalsium.

Apabila Anda menyukai keju sebagai pengganti makanan-makanan yang telah disebutkan, utamakan yang rendah lemak.

Faktanya memperhatikan makanan yang baik untuk ibu hamil yang berada di 1 bulan kehamilan sangatlah penting karena saat itu janin baru mulai tumbuh dan memerlukan berbagai vitamin dan mineral supaya bisa berkembang dengan baik.