5 Mitos Kecantikan Tentang Ibu Hamil yang Masih Dipercaya

Mitos Kecantikan Tentang Ibu Hamil yang Masih Dipercaya

Malas merias wajah di masa kehamilan bisa karena pengaruh hormon.

Setiap ibu hamil pasti tetap ingin tampil memesona meski kehamilan menimbulkan efek yang membuat penampilan jadi kurang menarik.

Sedangkan sampai saat ini masih beredar mitos mengenai kecantikan yang ibu hamil alami.

Padahal sebenarnya mitos tidak boleh dipercaya begitu saja. Namun harus didasari dengan penelitian dan fakta.

Coba simak 5 mitos kecantikan tentang ibu hamil yang masih banyak dipercaya. Berikut ulasannya dari tipsbumil.com :

Ibu hamil tidak boleh mandi air hangat

Mandi air hangat memang ampuh membuat tubuh menjadi lebih rileks dan meringankan rasa pegal akibat kelelahan.

Namun mitos mengenai ibu hamil yang tidak boleh mandi air hangat ternyata hanyalah mitos semata.

Faktanya hal itu tidak masalah. Asalkan tidak berendam air panas atau sauna saat trimester pertama, karena ini tidak baik untuk kesehatan kulit dan perkembangan janin.

Sementara saat ingin mandi air hangat, sebaiknya ibu hamil perlu mencelupkan telapak tangan ke dalam bak mandi untuk mengetes suhu panasnya.

Ibu hamil tidak boleh ke salon kecantikan

Perempuan memang tidak bisa lepas dari perawatan kecantikan. Mempunyai kulit dan rambut indah terawat di masa kehamilan adalah bukan suatu hal yang salah.

Tentu mitos mengenai ibu hamil yang tidak boleh melakukan perawatan di salon kecantikan merupakan tidak benar.

Namun, sebaiknya hati-hati saat creambath atau mengecat rambut. Selama bahan yang digunakan aman dan dari bahan alami, maka boleh-boleh saja.

Selain itu, pada saat mengecat rambut usahakan dilakukan di ruangan cukup berventilasi.

Hal ini agar ibu hamil tidak banyak menghirup bau yang ditimbulkan dari produk pewarna rambut tersebut.

Ibu hamil tidak boleh melakukan perawatan kulit

Berjerawat saat hamil memang cukup mengganggu. Tapi sebenarnya sangat wajar terjadi. Lalu apakah ibu hamil tidak boleh melakukan perwatan kulit?

Faktanya, tidak ada dokter yang benar-benar melarang ibu hamil melakukan perawatan kulit.

Sebenarnya treatment seperti facial atau chemical peeling itu tidak berbahaya. Tapi sebaiknya gunakan produk perawatan wajah dengan kandungan yang aman untuk ibu dan sang janin.

Beberapa kandungan bahan yang aman dalam produk perawatan wajah adalah AHA (alpha hydroxy acid), asam glikolat atau asam laktat, asam azelat, eritromisin atau klindamisin.

Jadi mitos ini tidak benar, ya.

Menggunakan minyak kelapa bisa hilangkan stretch mark

Pada umumnya, ibu hamil sering mengeluh akan kehadiran stretch mark yang sangat mengganggu penampilan kulit.

Namun sebagian ibu hamil melakukan perawatan dengan minyak kelapa untuk menghilangkan stretch mark. Padahal ini adalah pernyataan yang tidak benar.

Pada kenyataannya, minyak kelapa malah membuat kulit ibu hamil lebih sensitif dan iritasi.

Apalagi proses kimia pembuatan minyak kelapa yang bersifat komedogenik dan tidak sepenuhnya murni.

Agar lebih aman, sebaiknya bicarakanlah dengan dokter.

Mengandung anak laki-laki jadi malas merias diri

Katanya jika mengandung anak laki-laki dalam kandungan biasanya akan memberikan tanda-tanda khusus.

Sebuah mitos yang masih dipercaya saat ini yakni ibu hamil yang mengandung anak laki-laki jadi malas merias diri.

Di mana sang ibu akan sangat cuek dengan penampilan sehari-hari. Ini termasuk pegang sisir dan menyisir rambut.

Padahal hal tersebut karena pengaruh hormon terhadap gairah sang ibu untuk melakukan sesuatu.

Jadi jika Mama malas menghabiskan waktu memakai makeup, tidak berarti anaknya berjenis kelamin laki-laki.

Itulah kelima mitos mengenai kecantikan ibu hamil. Sebaiknya tidak perlu memercayai mitos, fokuslah dengan kesehatan Mama dan janin di dalam kandungan.

Sumber : popmama.com