Amankah Berhubungan Seks saat Hamil?

Amankah Berhubungan Seks Saat Hamil - tipsbumil

tipsbumil.com – Kehamilan bukan sebuah halangan untuk ibu hamil untuk berhubungan seks dengan pasangan. Selama kandungan bumil sehat dan kuat, tidak terjadi masalah suatu apapun.

Melakukan hubungan seks saat hamil adalah kegiatan yang aman. Ibarat ‘olahraga’ yang bisa membantu ibu hamil untuk membakar kalori, sehingga badan ibu tetap ideal dimasa kehamilan.

Perubahan kondisi tubuh diawal kehamilan seperti perubahan hormon, pengerasan payudara, mual, naik turunya emosi, dan rasa lelah membuat bumil mengalami penurunan hasrat seksual. Namun tidak sedikit pula bumil mengalami peningkatan hasrat seksual dimasa kehamilanya.

Beberapa manfaat burhubungan Seks saat Hamil

Selain sebagai kegitan ‘olahraga‘ untuk membakar kalori, berhubungan seks saat hamil bisa melancarkan sirkulasi darah, mengurangi rasa nyeri, serta membuat bumil bisa tidur nyenyak, sehingga bisa membuat bumil merasa lebih bahagia.

Waktu yang tepat untuk bumil berhubungan Seks

Selama kandungan bumil normal, berhubungan seks bisa anda lakukan kapanpun bumil mau. Jika berbicara frekuensi berhubungan yang dianjurkan dalam satu minggu tidak lebih dari 3 kali. Trimester kedua adalah waktu yang tepat saat bumil ingin melakukan hubungan seks saat hamil.

Pada trimester kedua kandungan bumil sudah jauh lebih kuat , bumil pun lebih bergairan dan berenergi untuk melakukan hubungan seks.

Selain itu pada trimester kedua rasa mual, pusing, dan muntah yang dialami bumil pada trimester pertama sudah mulai berkurang pada trimester kedua.

Yang perlu diketahui bahwa bumil tidak dianjurkan untuk melakukan hubungan seks saat hamil pada usia kehamilan sekitar 37 – 42 minggu. Dikarenakan pada usia tersebut kepala janin sudah memasuki rongga panggul, sehingga berhubungan intim dikhawatirkan bisa mengakibatkan pendarahan atau persalinan dini.

Yang perlu dihindari saat melakukan hubungan seks saat hamil

  • Hindari seks ketika pasangan anda memiliki penyakit menular.
  • Hindari seks saat hamil jika anda pernah mengamali pendarahan berat dimasa kehamilan.
  • Hindari seks saat hamil ketika ketuban pecah karena berpotensi mengalami infeksi.
  • Batasi hubungan seks saat anda mengandung bayi kembar.
  • Hindari seks saat leher rahim terbuka lebih cepat.
  • Hindari seks saat bumil pernah mengalami persalinan prematur.
  • Tunda hubungan seks jika bumil mengalami plasenta previa karena dapat mengakibatkan pendarahan.

Kram setelah melakukan hubungan seks saat hamil adalah hal yang normal. Namun jika kram tersebut tidak kunjung reda, segeralah menghubungi dokter kandungan anda.

Kesimpulan

Demikian pembahasan mengenai amankan melkukan hubungan seks saat hamil?. Jadi bumil tidak perlu takut lagi untuk melakukan hubungan seks dengan pasangan anda.

Semoga bermanfaat.

Sumber : alodokter.com | hellosehat.com | halodoc.com